Kampus Muhammadiyah Tembus Peringkat Times Higher Education Sustainability Impact Ratings 2026

Perguruan tinggi Muhammadiyah kembali menunjukkan kualitasnya di tingkat internasional. Sejumlah universitas Muhammadiyah berhasil masuk dalam Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Ratings 2026, sebuah pemeringkatan dunia yang mengukur kontribusi perguruan tinggi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pencapaian ini menjadi bukti bahwa kampus-kampus Muhammadiyah tidak hanya unggul dalam bidang pendidikan, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan melalui penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola, hingga inovasi yang berdampak positif bagi lingkungan dan kehidupan sosial.

Daftar Kampus Muhammadiyah yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026

1. Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)

UMS menjadi kampus Muhammadiyah dengan peringkat tertinggi pada pemeringkatan ini dengan menempati peringkat global 401–600. Prestasi tersebut didukung oleh capaian yang baik pada beberapa indikator SDGs, seperti:

  • SDG 1: Tanpa Kemiskinan (72,8)
  • SDG 5: Kesetaraan Gender (62,1–66,6)
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas (68,5–74,5)

2. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)

UMY berhasil menempati peringkat global 601–800. Kampus ini menunjukkan komitmen kuat terhadap pembangunan berkelanjutan melalui berbagai program yang mendukung:

  • SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (68,4–74)
  • SDG 2: Tanpa Kelaparan (54,5–62,7)
  • SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh (54,3–59,1)

3. Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar)

Universitas Muhammadiyah Makassar berhasil meraih peringkat global 801–1000 dengan performa yang baik pada:

  • SDG 2: Tanpa Kelaparan (62,9–74,3)
  • SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab (58,1–64,4)
  • SDG 5: Kesetaraan Gender (46,0–54,1)

4. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU)

UMSU masuk dalam peringkat global 1001–1500, dengan capaian pada:

  • SDG 5: Kesetaraan Gender (37,9–45,9)
  • SDG 1: Tanpa Kemiskinan (40,9–50,2)
  • SDG 2: Tanpa Kelaparan (29,7–46,9)

5. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA)

UMSIDA juga berhasil masuk pada peringkat global 1001–1500. Beberapa indikator unggulannya meliputi:

  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas (64,2–68,3)
  • SDG 15: Ekosistem Daratan (57,1–66,1)
  • SDG 6: Air Bersih dan Sanitasi Layak (38,1–51,6)

6. Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA)

UHAMKA menempati peringkat global 1001–1500 dengan kontribusi pada:

  • SDG 5: Kesetaraan Gender (46,0–54,1)
  • SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (43,8–51,5)
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas (36,5–44,5)

7. Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya)

UM Surabaya turut masuk dalam peringkat global 1001–1500 melalui pencapaian pada:

  • SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (51,6–60,5)
  • SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh (44,0–54,1)
  • SDG 4: Pendidikan Berkualitas (36,5–44,5)

Bukti Komitmen terhadap Pembangunan Berkelanjutan

Masuknya tujuh kampus Muhammadiyah dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026 menunjukkan bahwa perguruan tinggi Muhammadiyah terus berkembang menjadi institusi pendidikan yang berorientasi global. Selain fokus pada kualitas akademik, kampus-kampus tersebut juga memberikan perhatian besar terhadap isu-isu strategis seperti pendidikan berkualitas, kesehatan, kesetaraan gender, lingkungan, hingga pengentasan kemiskinan.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk terus meningkatkan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Yuk share artikel ini ke semua yang kamu kenal.