
Bagi kamu yang tertarik mengungkap misteri kejahatan, mempelajari perilaku pelaku kriminal, hingga bekerja di bidang penegakan hukum, Jurusan Kriminologi bisa menjadi pilihan yang sangat menarik. Berbeda dengan Ilmu Hukum yang fokus pada aturan hukum, Kriminologi lebih menitikberatkan pada penyebab kejahatan, perilaku pelaku, korban, serta upaya pencegahan tindak kriminal.
Di Indonesia, program studi Kriminologi masih tergolong langka. Tidak banyak perguruan tinggi yang membuka jurusan ini. Berdasarkan data pada postingan, berikut beberapa kampus yang memiliki Program Studi Kriminologi.
1. Universitas Indonesia (UI)
Universitas Indonesia menjadi kampus paling dikenal yang memiliki Program Studi Kriminologi di bawah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP). Jurusan ini telah lama berdiri dan menjadi rujukan utama pendidikan kriminologi di Indonesia.
2. Budi Luhur University
Universitas Budi Luhur juga membuka Program Studi Kriminologi. Kampus ini dikenal memiliki pendekatan pembelajaran yang menggabungkan teori dengan praktik di lapangan, termasuk kajian keamanan dan investigasi.
3. Institut Andi Sapada
Berlokasi di Sulawesi Selatan, Institut Andi Sapada menjadi salah satu perguruan tinggi swasta yang menyediakan jurusan Kriminologi dan memberi kesempatan bagi mahasiswa di kawasan Indonesia Timur untuk mendalami bidang ini.
4. Universitas Samudra
Universitas Samudra (UNSAM) turut menghadirkan Program Studi Kriminologi sebagai bagian dari pengembangan ilmu sosial dan hukum di wilayah Aceh.
5. Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung
Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (UNMUH BABEL) menjadi salah satu kampus Muhammadiyah yang membuka jurusan Kriminologi dan fokus pada pengembangan sumber daya manusia di bidang keamanan dan sosial kemasyarakatan.
6. Universitas Islam Riau
Universitas Islam Riau (UIR) juga termasuk dalam daftar kampus yang memiliki Program Studi Kriminologi dan menjadi pilihan bagi calon mahasiswa di wilayah Sumatra.
Mahasiswa Kriminologi tidak hanya belajar tentang kejahatan secara umum. Mereka juga mempelajari:
-
Teori-teori penyebab kejahatan
-
Psikologi kriminal
-
Sosiologi kejahatan
-
Viktimologi (ilmu tentang korban)
-
Sistem peradilan pidana
-
Kriminalitas siber
-
Teknik penelitian kriminal
-
Pencegahan dan kebijakan kriminal
Karena sifatnya multidisipliner, jurusan ini menggabungkan ilmu hukum, psikologi, sosiologi, dan ilmu kepolisian.
Lulusan Kriminologi memiliki peluang karier yang cukup luas, antara lain:
-
Analis kriminal
-
Peneliti di lembaga pemerintah
-
Konsultan keamanan
-
Investigator
-
Staf lembaga pemasyarakatan
-
Pegawai instansi penegak hukum
-
Peneliti sosial
-
Akademisi atau dosen
Di era digital, kebutuhan terhadap ahli yang memahami kejahatan konvensional maupun kejahatan siber juga terus meningkat.
Jurusan ini cocok untuk kamu yang:
-
Suka menganalisis kasus kriminal
-
Tertarik dengan dunia investigasi
-
Senang mempelajari perilaku manusia
-
Ingin berkontribusi dalam pencegahan kejahatan
-
Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi terhadap fenomena sosial
Karena jumlah kampus yang membuka Kriminologi masih terbatas, persaingan masuk ke jurusan ini sering kali cukup ketat, terutama di kampus-kampus favorit. Namun di sisi lain, kelangkaan program studi ini juga menjadi nilai tambah karena lulusan memiliki kompetensi yang lebih spesifik dibanding jurusan sosial pada umumnya.
Jika kamu bercita-cita bekerja di bidang investigasi, keamanan, atau penelitian kriminal, enam kampus di atas bisa menjadi referensi penting dalam menentukan pilihan kuliah. Jangan hanya memilih kampus karena popularitasnya, tetapi pastikan juga kurikulum, fasilitas, dan peluang kariernya sesuai dengan minatmu di dunia Kriminologi.
