Dari Jeda
Menuju Asa
Oleh: Sulistia Mega Bachry
21 April 2026
Di usia 36 tahun, saat banyak orang telah menikmati hasil kerjanya, Saya justru memulai kembali. Belajar, berjuang dan mengejar mimpi.
Sumber: https://pin.it/4He8mOl8Q
Nama Saya Mega. Dahulu di tahun 2008, Saya pernah hampir menyelesaikan pendidikan S1 di sebuah universitas negeri di kota Makassar. Namun, tepat sebelum sidang proposal, Saya memilih mengundurkan diri. Bukan karena tidak mampu, melainkan karena keadaan ekonomi keluarga yang sangat sulit. Di saat itu, harga diri Saya terlalu tinggi untuk meminta bantuan. Sebuah keputusan yang hingga kini masih Saya sesali.
Tahun demi tahun berlalu, tapi keinginan dan tekad untuk melanjutkan pendidikan dalam diri ini tidak pernah benar-benar padam. Hingga akhirnya saya mengambil sebuah keputusan besar dalam hidup Saya, yakni menjadi seorang Pekerja Migran Indonesia di Taiwan. Saya meninggalkan anak dan suami di Indonesia bukan tanpa alasan, melainkan demi harapan agar ekonomi keluarga membaik dan Saya dapat kembali melanjutkan pendidikan tanpa khawatir.
Kini, Saya kembali melangkah melalu Universitas Terbuka, mungkin bagi sebagian orang Universitas Terbuka hanyalah pilihan alternatif. Namun bagi Saya, ini adalah tempat di mana Saya membangun kembali mimpi yang pernah terhenti.
Di tengah pekerjaan Saya sebagai perawat lansia yang menuntut kesiapan penuh setiap waktu, Saya memilih untuk tetap melanjutkan pendidikan. Dengan penuh keberanian, Saya mengambil langkah kecil yang berarti. Saya membuka sebuah kursus bahasa Jerman online secara gratis. Dengan harapan dapat membantu orang lain yang memiliki mimpi serupa, namun terkendala oleh biaya.
Dari ruang sederhana, Saya memulai mengajar dan membangun komunitas belajar, yang Saya beri nama ErfolgLern. Hingga kini, lebih dari 40 orang peserta yang telah bergabung sejak Desember 2024. Ini membuktikan bahwa semangat untuk berkembang tidak dibatasi oleh keadaan.
Seiring waktu. Mimpi Saya semakin jelas. Saya ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister melalui beasiswa DAAD di Hochschule Fulda, bidang yang berfokus pada pendidikan dan pengembangan Sumber Daya Manusia. Sebagai bekal untuk mengembangkan pembelajaran bahasa yang inklusif dan berdampak positif bagi masyarakat.
Perjalanan Saya mungkin tidak mudah dan pernah terhenti. Namun Saya percaya, mimpi tidak pernah mengenal kata terlambat. Saya tidak hanya ingin mengubah hidup Saya sendiri, tetapi juga membuka jalan bagi mereka yang pernah merasa tidak memiliki kesempatan. Karena Saya yakin bahwa setiap perjuangan yang tulus akan selalu menemukan jalannya.
