Hai aku Choiris Sadaa Nabila biasa dipanggil Nabila,disini aku ingin menceritakan bagaimana perjalananku mencapai universitas yang aku impikan sejak dulu yang bisa menginspirasi kalian untuk meraih mimipi yang lebih tinggi di masa depan.
Dulu aku tidak memiliki niat kuliah untuk tahun ini,karena aku mempunyai rencana ingin mondok terlebih dahulu dimana orang tua ku juga menuntut aku untuk mondok terlebih dahulu selama 2 tahun.Meskipun pada saat kelas 3 Aliyah aku juga ingin sekali kuliah setelah lulus Madrasah Aliyah(MA),tetapi orang tua ku ingin anak pertamanya ini mondok untuk menghafal Al-Qur’an.Disaat jam kosong dikelas,seringkali aku termenung memikirkan tentang masa depan yang akan aku hadapin didepan mata,yang ternyata aku bukan anak kecil yang suka nonton film kartun,suka bermain tidak ingat waktu,merengek minta mainan,dan masih banyak lagi yang tidak bisa aku sebutin satu persatu.Pada waktu itu aku selalu membawa buku kemudian aku menulis dibuku diary-ku tentang semua planning dimasa depan.Salah satunya ada yang berisi:Lulus MA->Mengafal->Kuliah->Kerja->Sarjana.Tapi semua berubah ketika aku sudah lulus dari MA,dimana ada salah satu planning keingian orang tua ku yang belum bisa aku wujudin.Dan inilah takdir Allah,indah sekali,kita tidak tahu apa yang sudah direncanakan oleh Allah yang sama sekali tidak ada di plan kita.
Lalu ketika aku sudah dinyatakan benar benar lulus dari MA.Ada perasaan senang karena aku sudah bertahan sampai akhir dan bisa melanjutkan mimpi mimpi yang lebih tinggi lagi.Meskipun senang pasti semua siswa akan merasakan kesedihan karena akan jarang bertemu dengan teman-teman yang selalu ada,yang awalnya setiap hari bertemu,dan sekarang bertemu harus menjadwalkan waktu terlebih dahulu.Kala itu Ibu masuk ke kamarku lalu mengatakan sesuatu yang bikin aku terkejut,Ibu said:“Kak,kalau kakak ingin coba daftar tahun ini gapapa“,disitu aku benar benar terkejut karena sebelumnya ada seseorang yang bertanya kepadaku “Setelah ini mau lanjut dimana?” lalu dijawab oleh ibuku “Insyaallah kuliah” lalu aku kebingungan dengan perkataan yang ibu ucapkan.Dan akhirnya terjawab waktu ibu memberitahu jika aku diperbolehkan untuk kuliah terlebih dahulu.
Perasaanku waktu itu campur aduk sekali yang tidak bisa diungkapkan dengan kata kata,jujur senang sekali karena aku bisa langsung kuliah tahun ini tapi ada perasaan sedih karena belum belajar serius waktu kelas 3 Aliyah.Dulu waktu masih sekolah aku selalu bilang “halah belajarku gausah serius deh orang kuliah ku masih lama,ntar juga masih ada waktu buat belajar untuk masuk PTN”.Pada akhirnya aku sedikit menyesal karena aku selalu meyepelekan waktu,jadi untuk kalian jangan sampai membuang waktu belajar ya karena waktu itu sangat berharga dan kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa yang akan datang.
After life graduate aku langsung beli buku PTN,kebetulan masih ada kesempatan untuk belajar dan aku tidak ingin menyia-nyiakan waktu yang sudah pernah aku lakukan waktu masih sekolah, lalu aku juga ingin meng-upgrade diri aku menjadi lebih baik lagi supaya aku tidak tertinggal dengan yang lain.Tidak hanya belajar dengan buku saja,tetapi dengan mencari bimbel secara online,di sisi lain aku juga tidak bisa memahami materi tanpa arahan dari orang lain,dengan cara itu aku bisa di didik, di ajarkan dan di arahkan dengan baik.Mengapa aku tidak bimbel secara offline? Karena di tempat terdekatku tidak ada bimbel untuk masuk PTN,hanya ada di kota yang sangat jauh dari temat tinggalku.Sehingga aku memilih untuk bimbel secara onlline yang bisa memutar rekaman video bimbelnya ketika lupa materi yang sudah pernah di jelaskan.
Sejak bulan Maret aku mulai ikut bimbel, yang sebenarnya udah dimulai sejak bulan Januari tetapi aku bergabung di bulan Maret sebab baru mengetahui pada bulan tersebut.Jika orang orang belajar dengan ambis untuk masuk univ impian,aku masih belajar sesuai mood yang sering berubah-ubah.Jadi aku belum belajar sungguh-sungguh pada bulan Maret-April,tetapi aku mempunyai prinsip harus belajar meskipun sedikit serta masih banyak yang belum dipahami.Kemudian bulan Mei sudah mulai berdekatan dengan ujian,aku mulai sadar bahwa sekarang bukan waktunya untuk belajar sesuai mood lagi karena aku tidak ingin gagal lalu mengecewakan orang tua yang mereka sudah yakin bahwa aku akan lolos.Pasti semua siswa yg mau masuk PTN/PTS merasakan hal yang kurang baik misalnya nangis hampir setiap minggu,takut tertinggal dari yang lain,overthingking,takut gagal,dll.Jujur aku juga merasakan semuanya,hampir setiap try out nilai ku selalu di bawah rata-rata sehingga aku selalu merasa down dan tidak memiliki niat untuk belajar.Karena awalnya bersemangat menggebu-gebu mengerjakan try out lalu berharap akan mendapat nilai yang baik kemudian dipatahkan dengan realita yang tidak sesuai dengan ekspektasi.Pesan dari aku tetap semangat mengerjakan soal apa yag akan kamu hadapi,untuk nilai lupakan sejenak karena kita sudah berani memulai dan ingin berusaha mengerjakan soal itu sudah sangat lebih baik daripada kita ingin memulai dan mencobanya sama sekali.
Hari demi hari sudah ku lalui,tiba saatnya Senin 30 Juni 2026 pukul 13:00 aku sedang duduk di Lab 4 no 24,apa yang terjadi pada waktu itu?.Kabar baiknya aku senang sekali bertemu dengan teman-teman yang sangat baik kepadaku tetapi kabar buruknya aku akan menghadapi soal yang sama sekali tidak mempunyai gambaran soalnya seperti apa.Gugup,deg deg an,dan berdoa.Hal itu yang aku lakukan didalam ruangan sebelum ujian dimulai.Waktu mulai berjalan lalu aku mengerjakan soal dengan sebisa ku karena di dalam ruangan ada pikiran buruk tentang hal yang akan di masa depan,overthingking?iya aku overthingking karena aku merasa tidak yakin dengan jawabanku sendiri.Kemudian aku keluar ruangan dengan bernapas lega,setelah itu aku pulang bersama temanku.Dan sekarang tinggal berpasrah kepada Allah atas apa yang sudah aku usahakan.Tepat tanggal 30 Juni hasil pengumuman pukul 15:00 di umumkan bahwa aku dinyatakan lulus masuk pilihan pertama.Tangisanku pun pecah karena sebelumnya aku sudah pasrah atas apa yang diberikan Allah kepadaku,dan Alhamdulillah aku bisa masuk Universitas yang aku impikan sejak dulu.Jadi buat kalian berimpilah setinggi tingginya karena mimpi itu gratis, jika kalian gagal masih ada jalan yang banyak untuk kalian tempuh.
SEMANGATT PEJUANG PTN/PTS!!PASTI KALIAN BISA,KARENA TIDAK ADA YANG TIDAK MUNGKIN.
