PERJUANGAN MERAIH KAMPUS IMPIAN
Perkenalkan namaku reza utami saat ini aku telah diterima di universitas Sriwijaya fakultas Kesehatan Masyarakat prodi Gizi,jika berbicara tentang perjuagan meraih kampus Impian itu sangat menarik. Sedari kecil aku memiliki keinginan besar untuk kuliah kedokteran,setiap ditanya cita-cita pasti aku selalu menyawab ingin menjadi dokter. Tapi seiring berjalannya waktu aku sadar kuliah tersebut tidak mudah apalagi soal materi bagi keluargaku yang sederhana ini.
Saat SMA aku termasuk siswa yang aktif dalam berbagai perlombaan baik Tingkat kabupaten maupun provinsi.Selain itu,aku juga merupakan siswi yang selalu meraih juara 1 hingga tamat sekolah.Menginjak kelas 12 seperti kebanyakan siswa lainnya aku mulai memikirkan tentang ingin lanjut kemana setelah tamat nanti,aku mulai mencari tentang kampus-kampus dan akhirnya aku jatuh hati dengan salah satu kampus di pulau jawa,yakni Universitas Airlangga prodi gizi. Tetapi keinginan tersebut goyah Ketika aku mendapatkan nilai Tes Kemampuan Akademik(TKA) yang merosot jauh dibawah rata-rata nasional bahkan bisa dibilang sama dengan ukuran Sepatu. Yang paling buruk yaitu nilai Bahasa inggris ku yang mendapat nilai 5.
Kemudian di bulan januari 2026 alhamdulillah aku masuk ke dalam siswa eligible dan bisa mendaftar kuliah jalur SNBP(seleksi nasional berdasarkan prestasi) ,akhirnya aku mulai berdiskusi dengan orang tua tentang hal tersebut bahwa aku ingin melanjutkan Pendidikan ke pulau jawa,tetapi keinginan tersebut tidak disetujui oleh orang tua karena mereka menyuruh untuk mendaftar kampus di Palembang saja,yaitu Universitas Sriwijaya atau UIN Raden Fatah.Kecewa?itu pasti karena aku sangat mendambakan kampus di pulau jawa tersebut.
Tidak sampai disitu saja,Ketika aku sudah bulat tekad untuk mendaftar di Universitas Sriwijaya mereka berkata “nak kamu nggak usah kuliah yaa kayaknya kami tidak sanggup membiayai” ,tapi tekad ku tidak langsung runtuh melainkan aku meyakinkan mereka bahwa aku bisa mendaftar beasiswa KIP kuliah dan akhirnya mereka menyetujui aku untuk kuliah.
Pendaftaran SNBP semakin sebentar lagi ditutup dan tanggal 12 Februari 2026 aku membulatkan tekad untuk mendaftar di UNSRI dengan pilihan pertama Gizi dan pilihan kedua BIOLOGI,tidak lupa juga aku mendaftar beasiswa kip kuliah. Meskipun sudah mendaftar tapi cintaku di UNAIR masih melekat di hati ini tapi aku tidak bisa apa-apa selain menunggu pengumuman SNBP. Disatu sisi aku juga sangat khawatir gimana jika kip kuliah ku tidak lulus,namun aku selalu berusaha untuk tetap berpikir bahwa niat yang baik pasti ada jalannya.
Singkat cerita hari yang ditunggu-tunggu pun tiba,tanggal 31 Maret 2026 pukul 15:30 aku menemui guruku di kantor karena kebetulan saat itu kami tinggal di asrama untuk ujian dan tidak diperkenankan untuk main handphone. Disitu rasanya campur aduk antara sedih dan takut membuka pengumuman tersebut,akhirnya aku memberanikan diri untuk membuka pengumuman tersebut. Hasilnya sangat mengejutkan yakni aku lolos pilihan pertama UNSRI prodi Gizi,awalnya aku nggak nyangka karena prodi tersebut cukup ketat dengan daya tampung yang kurang dari 30 orang. Aku menangis haru disana karena mendapatkan biru di SNBP sehingga tidak perlu membebani orang tua untuk ikut tes. And finally aku bangga dengan almet kuning ku saat ini,sekali lagi terima kasih unsri atas cintanya. Doakan ya teman-teman semoga reza bisa lulus beasiswa kip kuliah yang akan diumumkan sekitar bulan Juli/Agustus ini.
“UNAIR WAIT FOR ME NEXT TIME”
