Salah satu tantangan utama calon mahasiswa yang akan dihadapi yaitu saat mencoba masuk universitas negeri merupakan penerimaaan yang sangat kompetitif. Pesaing yang dihadapi dari berbagai penjuru lulusan sma/SMK/MA/MAN di Indonesia. Universitas negeri di Indonesia seringkali memiliki daya tamping terbatas,sehingga persaingan ketat antar pelamar. Dalam proses penerimaan seleksi, pemerintah sudah melakukan kebijakan melalui berbagai jalur, misalnya SNBP,SNBT maupun mandiri.Seleksi Masuk Nasional yang dibuka melalui jalur undangan dari sekolah (SNBP), bisa dibilang ketat dan menuntut. Mulai dari sekolahnya masuk dalam top 1000, Memiliki nilai peringkat akreditasi yang sangat baik, piagam, alumni yang diterima dalam perguruan tersebut dan lain sebagainya menjadi factor keterimanya dalam jalur ini. Calon siswa harus menunjukan prestasi akademik dan keterampilan yang luar biasa dalam mendapatkan tempat institusu bergengsi ini. Penerimaan yang bersifat kompetitif mampu menciptakan tekanan dan kecemasan di kalangan siswa, mendorong mereka berusaha mencapai keunggulan dalam kegiatan akademik dan kegitan ekstrakulikuler.
Keterbatasan finansial dan tingginya biaya pendidikan menghadirkan hambatan yang signifikan bagi calon mahasiswa. Banyak yang beranggapan biaya perguruan negeri lebih murah dibandingkan swasta. Tak banyak yang tau, tidak semua perguruan swata mahal. Bahkan saat dianalisis biaya yang di keluarkan terkadang jauh lebih murah di swasta.. Tanpa beasiswa maupun bantuan keuangan, biaya terkait kuliah 4 tahun sangat besar. Beban finansial ini mengahalangi banyak siswa untuk berkuliah, sehingga membatasi akses Pendidikan berkualitas bagi individu dari latar belakang berpenghasilan rendah. Akibatnya, mahasiswa dilema menyeimbangkan aspirasi akademis dengan tanggung jawab keuangan ini menambah tekanan dan tantangan memasuki perguruan negeri.
Keterbatasan tersebut tak menghalangi semangat melanjutkan belajar. Banyak jalur lain yang tersedia misalnya jalur penghafal alquran, penerimaan rapot dari universitas tersebut khusus maupun yang lain. Pemilihan prodi dan universitas juga penting serta mengukur diri sebera mampu sehingga dapat selaras dengan harapan besar keterima.
Kompensasi cuti menjadi hak mahasiswa yang wajib di terima apabila mengajukan. Ini menjadi kesempatan dalam mengumpulkan biaya kuliah. Kebijakan pemerintah setiap tahunnya berbeda dapat membantu menanggulangi masalah tersebut. Dengan belajar yang giat, doa serta dukungan orang tua baik moril maupun materian mendi acuan lenih bersemangat. Mau dimanapun kuliah kalian, tujuan utama kalian adalah menuntut ilmu yang lebih tinggi. Besar harapan menjadi Cahaya di masa depan

