Inspirasi

Hai kenalin namaku ayu. Aku anak pertama dari 3 bersaudara. Aku memiliki 2 adik yang sangat baik dan penurut. Ayu kecil selalu masuk peringkat 5 besar, terkadang ia mendapat juara 1 di kelas. Dari kecil aku ingin sekali berkuliah, berangkat ke kampus dengan memakai baju terbaik yang ku punya serta mempunyai banyak teman baru. Menginjak SMA aku giat belajar mengejar nilai berharap lolos menjadi siswa eligible di sekolah. Perjuanganku selama 3 tahun akhirnya membuahkan hasil, namaku tercantum menjadi salah satu siswi yang masuk eligible. Aku memasukkan 2 pilihan program studi yakni program studi biologi di UIN Sunan Gunung Djati dan pilihan ke 2 fisika di universitas yang sama. Berbekal modal yakin serta dukungan dan restu orang tua akhirnya aku mantap dan mencetak kartu SNMPTN tahun 2021 lalu. Sebelum pengumuman kelulusan SNMPTN aku sempat konsultasi pada guru BK untuk mendaftar KIP-K karena orang tuaku tidak mampu membiayai kuliahku, dan masih memiliki 2 adik yang masih bersekolah. Maka dari itu, aku tidak ingin memberatkan orang tuaku dan bertekad mendaftar KIP-K. Kedua orangtuaku sangat support dan mendukung putri sulungnya berkuliah. Dari awal pendaftaran KIP-K kedua orang tuaku sibuk membantu diriku mempersiapkan dokumen yang diperlukan mulai dari foto rumah tampak depan, samping, belakang hingga ruang tengah. Orang tuaku sangat senang mendengar putrinya akan berkuliah dan berharap bisa meraih cita-citanya hingga dapat mengangkat derajat kedua orang tua. Melihat dukungan dari orang-orang tersayang aku yakin pasti akan lolos dan akan dipermudah jalanku menuju gerbang kampus impianku. Selang beberapa aku akhirnya dinyatakan lolos KIP-K betapa senangnya hatiku dan hati orang tuaku mendengar kabar tersebut.

Hari yang ditunggu-tunggu pun akhirnya tiba, hari pengumuman kelulusan SNMPTN. Hatiku tidak karuan menjelang detik-detik pengumuman, bibirku sibuk berdoa berharap pada Tuhan agar hasilnya sesuai yang diharapkan. Tepat pukul 15.00 akhirnya web laman LTMPT akhirnya dapat diakses. Dengan hati harap harap cemas aku memberanikan diri membuka pengumuman tersebut. Betapa terkejutnya ternyata aku mendapat ucapan ‘SEMANGAT JANGAN PUTUS ASA’ padahal aku berharap mendapat ucapan ‘SELAMAT’. Hatiku sedih perjuanganku selama 3 tahun terakhir terasa sia-sia, aku selalu belajar tengah malam, di hari weekend pun aku tetap berkutat dengan buku-buku ku. Aku marah, sedih, kesal, kecewa pada diri sendiri, mengapa aku tidak lolos? Setelah ditolak PTN impianku, hari-hariku menjadi tidak berwarna, setiap hari aku murung dan tidak semangat melakukan apapun. Orang tuaku kebingungan bagaimana caranya membuatku ceria seperti semula. Dan suatu hari ibu ku mengajakku ke rumah tetanggaku yang kebetulan dia baru masuk kuliah di poltekesos. Ibu berharap rezeki ku kuliah di tahun tersebut ada di Poltekesos. Dengan hati yang masih diliputi kesedihan aku meng-iyakan ajakan ibu. Kurang lebih 7 hari aku mempersiapkan dokumen pendaftaran hingga akhirnya hari tes masuk poltekesos pun tiba. Betapa tegangnya diriku mengikuti tes tersebut. Tes masuk poltekesos dilakukan secara online namun ada kamera CCTV pengawas yang mengawasi kami. Aku mengisi soal demi soal dengan teliti dan berharap tahun ini aku bisa melanjutkan pendidikanku. Lagi-lagi aku gagal di tes awal, pengumuman calon mahasiswa diumumkan lebih cepat dari jadwal. Aku membuka satu per satu lembar nama mahasiswa yang lolos, namun hasilnya nihil namaku tidak ada. Walaupun begitu ibu selalu menyemangatiku dan membantu mencarikan opsi lain. Di malam kegagalan itu juga, aku berusaha mencari informasi universitas atau politeknik mana yang masih membuka pendaftaran. Ada satu politeknik yang masih buka yakni POLBAN Politeknik Negeri Bandung tanpa pikir panjang aku langsung mendaftar dan keesokan harinya pengumuman tiba. Karena aku berasal dari kelas MIPA dan mendaftar POLBAN dengan mengambil prodi soshum lagi-lagi aku gagal. Di bulan yang sama aku mengalami 3 kali penolakan dan aku tidak mempunyai keinginan untuk kuliah lagi sejak hari itu.

Setelah beberapa bulan aku berhasil melupakan hari-hari itu dengan menyibukkan diri dengan mengikuti kursus keterampilan jahit, sambil aku melamar pekerjaan. Ternyata setelah mengalami 3 kali penolakan, tanpa menunggu lama aku diterima bekerja di PT.GREENTEX INDONESIA UTAMA INDAH betapa senangnya hatiku ternyata setiap kejadian yang ku alami ada hikmahnya. 6 bulan bekerja aku mulai merasa bosan dan kembali teringat cita-cita ku dulu ingin kuliah sambil kerja. Setelah ada pengurangan karyawan besar-besaran terpaksa aku yang baru 6 bulan bekerja harus di keluarkan begitu pun dengan teman-teman sebayaku. Hari-hari ku diisi dengan membantu ibu dirumah. Setiap selesai membantu pekerjaan ibu aku berselancar ke sosial media, tanpa sengaja melihat postingan ada universitas negeri yang membuka pendaftaran tanpa tes masuk. Aku penasaran, akhirnya tanpa memberi tahu orang tuaku, aku nekat mendaftar sendiri. Dengan modal yakin dan uang sisa pesangon ku selama 6 bulan  cukup untuk membayar pendaftaran awal. 2 hari aku sibuk mempersiapkan berkas dan resmi dinyatakan sebagai Mahasiswi UNIVERSITAS TERBUKA BANDUNG, betapa bahagianya diriku melihat namaku tercantum sebagai mahasiswa baru lengkap dengan Kartu Tanda Mahasiswa dan juga almamater yang dikirimkan kerumah. Aku merasa bersyukur sekali kala itu. Betapa terkejutnya orang tuaku melihat putri sulungnya resmi menjadi mahasiswa, yang awalnya mereka marah karena aku tidak meminta izin terlebih dahulu, namun lama kelamaan akhirnya luluh melihat betapa senangnya aku dan melihat perjuangan beberapa bulan lalu untuk mendaftar kuliah. Aku bersyukur, dengan terus mencari setiap solusi permasalahan ternyata Tuhan memberikan apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan. Kegagalan kemarin membuatku sadar ternyata ada kejutan terindah yang Allah siapkan bagi hambanya yang bersabar. Pertolongan Allah SWT itu nyata. Ayu anak kecil yang bercita-cita ingin berkuliah sambil kerja akhirnya terwujud. Semoga aku dapat menyelesaikan perkuliahan ini dengan baik dan tepat waktu. Bismillah atas izin Allah SWT dan doa restu kedua orang tuaku, aku yakin semuanya pasti akan mudah.