Kampus Swasta

Oleh Amir Adam Robles Ruswandi

      Saya bersyukur bahwa saya dapat meraih kesuksesan sejauh ini dalam mencapai kampus dan prodi impian saya. Perjalanan yang saya tempuh bukanlah hal yang mudah. Keberhasilan yang saya raih tidak datang dalam sehari atau seminggu ataupun sebulan, tetapi merupakan akumulasi dari usaha-usaha yang telah dikerjakan selama bertahun-tahun. 

      Impian saya untuk masuk ke Unpad muncul sejak saya kecil. Saya ingin kuliah ke Unpad karena Unpad telah mencetak banyak alumni yang berkontribusi besar bagi masyarakat dan telah mencapai kehebatan di bidang masing-masing serta memiliki perjalanan hidup yang luar biasa inspiratif. Selain itu, saya juga terinspirasi dari ayah dan kakak saya yang telah selesai menempuh pendidikan di Unpad. Saya terbangkit untuk berusaha sekeras mungkin supaya saya dapat meraih impian saya. Saya tahu bahwa perjalanan ini tidak akan mudah dan harus dimulai dari sekarang. Tidak ada alansan untuk menanti-nanti atau menunda-nunda pekerjaan. Untuk meraih sukses saya harus mulai dari sekarang.

      Saya terdorong untuk bekerja keras sejak saya masih kecil. Saya berasal dari keluarga yang memberi penekanan terhadap pentingnya untuk bekerja keras dan sukses secara akademis. Percikan motivasi saya bangkit berkat dorongan dan dukungan dari kedua orang tua saya. Mereka selalu menasihati kepada saya bahwa saya harus menjadi sebaik-baiknya diri saya dan membuka pontensi diri dalam mencapai kesuksesan. Mereka berkata kepada saya, “Nak, apabila sukses nanti jangan pernah lupa di mana latar belakang kamu berasal. Jangan seperti kacang yang lupa kulitnya. Selalu ingat bahwa kesuksesan yang akan kamu raih kelak tidak akan pernah bisa dicapai tanpa dukungan orang-orang di sekitar. Tidak ada manusia yang sukses sendiri. Semua orang saling membutuhkan satu sama lain. Kejarlah mimpimu setinggi mungkin dan gunakan kemampuan dan keahlianmu untuk membantu orang banyak.” 

      Saya terharu atas nasihat dan bimbingan yang diberikan orang tua saya. Saya berutang budi atas kerja keras orang tua saya dan saya ingin membalas kebaikan mereka. Dukungan mereka sejak saya kecil adalah percikan yang mendorong saya untuk bekerja keras dalam meraih kampus impian saya. Oleh karena itu, saya berusaha sekeras mungkin dan mengorbankan waktu istirahat dan tenaga besar dalam mencapai impian saya. Saya fokus terhadap tujuan itu dan saya berkata kepada diri saya bahwa saya tidak akan pernah menyerah.

      Dalam mempersiapkan diri dalam mencapai kampus impian, saya sejak dulu selalu belajar secara giat. Setiap setelah sekolah berakhir, saya selalu advance study supaya materi yang diajarkan guru benar-benar melekat di benak pikiran saya. Saya juga mendaftarkan diri ke kursus online seperti ruangguru untuk belajar. Pada saat saya sudah memasuki SMA, saya mempersiapkan diri untuk SNBT. Saya pelajari materi-materi yang sulit dan mengulas ulang materi yang sudah saya kuasai. Apabila saya selesai, saya akan lanjut ke materi sulit dan mengerjakan soal-soal materi tersebut. Hal ini supaya materi yang saya pelajari bisa terserap. Saya juga menonton video dan mengikuti kursus online gratis terkait SNBT. Dibalik kesibukan saya dalam mempersiapkan diri untuk SNBT, saya juga berusaha keras dalam menyeimbangkan waktu, mengingat bahwa ada banyak tugas dan ujian saat di SMA. Saya selalu berinisiatif untuk mengerjakan tugas tepat waktu serta menerapkan strategi efektif dalam manajemen waktu supaya waktu belajar saya untuk SNBT tidak berhalangan dengan kewajiban saya di lingkungan sekolah maupun keluarga.

 

         Memasuk tahun kedua SMA, saya mendaftarkan diri ke kursus GO (Ganesha Operation). Selama waktu di sana saya mendapatkan pengalaman yang seru dan kesan akan selalu aku kenang. Di GO, selain saya bisa belajar, saya juga dapat berteman dengan kawan-kawan sekelas dan saling membagi ilmu. Setiap saya pulang sekolah saya selalu datang ke GO untuk memulai sesi belajar dengan kawan-kawan serta guru-guru pembimbing yang tidak kalah seru. Selama belajar di sana, ilmu yang saya pelajari benar-benar melekat dan mudah diingati. Metode belajar di GO sangat efektif. Saya tahu dari testimoni para alumni yang sukses dalam mencapai kampus impian mereka. 

     Selama kursus di GO saya sering mengerjakan latihan soal dan soal simulasi di aplikasi GO sesuai saran para kakak pengajar di sana. Pada waktu saya SNBT pada 2 Mei lalu, jujur saya agak cemas dan gugup akan tantangan saya hadapi. Sempat terlintas pikiran negatif akan skenario terburuk yang dapat terjadi. Tetapi saya tidak tunduk terhadap pikiran negatif tersebut. Saya menarik napas yang dalam dan saya mulai memikirkan ingatan yang positif. Saya melakukan pep-talk di benak pikiran saya dan memberi diri saya motivasi. Sudah sejauh ini saya berjuang, saya tidak bisa menyia-nyiakan kesemaptan saya sekarang. Saya duduk tegap menunggu di luar ruangan sebelum diarahkan ke tempat pengerjaan soal. Saat saya membuka soal tersebut di website, ternyata soal-soal yang tampil memiliki kemiripan dengan soal yang saya latih selama ini. Saya kerjakan dengan cermat dan setelah selesai, saya mulai rasa lega.

       Selama sebulan saya  menunggu dengan sabar dan ikhlas akan hasil yang keluar. Saya lebih sering beribadah dan berdoa akan hasil yang terbaik. Sebulan kemudian hasil keluar, saya lulus. Saya diterima di Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Padjajaran. Ketika saya membuka laptop, saya meledak dengan rasa bahagia. Saya bersyukur bisa menggapai cita-cita sejauh ini dan saya senang bisa membanggakan orang tua dan keluarga dengan pencapaian yang penting ini. 

       Selama masa perjalanan saya, saya mempelajari banyak pelajaran hidup penting yang ingin saya bagikan ke Anda para pembaca. Saya harap pelajaran yang saya bagikan bisa menginspirasi kalian semua dalam meraih cita-cita dan impian. Yang pertama adalah untuk selalu punya motivasi dan dorongan kuat untuk mencapai cita-cita. Semua rangkaian usaha yang saya lakukan dalam mencapai cita-cita saya tidak akan mungkin ditempuh tanpa suatu percikan yang memulai semua hal ini. “Everything starts with a dream.” Yang kedua adalah untuk selalu bersyukur atas apa yang kita miliki dan berterima kasih kepada orang-orang disekitar kita yang mendukung cita-cita kita. Saya akui bahwa saya manusia yang biasa. Manusia dengan segala kekurangannya dan tidaklah sempurna. Saya tahu bahwa kerja keras sendirinya tidak bisa membuat kita sukses. Faktor lain yang membuat kita berada dalam kesusksesan adalah dukungan orang-orang di sekitar. Entah itu orang tua kita, guru-guru dan pembimbing kita ataupun saudara dan teman-teman kita, tanpa dukungan mereka saya tidak dapat meraih kampus impian saya. Setiap manusia pasti selalu mengandalkan bantuan antara satu sama lainnya. Tidak ada manusia yang bisa hidup sendiri, apalagi mencapai kesuksesan dengan mengandalkan dirinya sendiri. Patut saya menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan mereka dan sebagai imbalannya, saya akan menggunakan bakat dan minat saya untuk berkontribusi positif bagi masyarakat dan membantu membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik. Hal ketiga yang tidak kalah penting adalah konsistensi dalam bekerja keras. Semua kesuksesan yang saya raih adalah hasil akumulasi dari usaha kerja keras yang dimulai sejak dini. Kesuksesan tidak bisa muncul dalam sekejap, dibutuhkan bertahun-tahun sebelum bisa mencapai impian. Kesuksesan yang saya raih sekarang bukan soal bakat ataupun kehebatan, tetapi kerja keras. Talenta sendiri tidak akan membawa Anda jauh tanpa adanya usaha. Seperti kutipan dari Dwayne Johnson, 

Success isn’t always about greatness. It’s about consistency. Consistent hard work leads to success. Greatness will come.” 

 

Success isn’t always about greatness. It’s about consistency. Consistent hard work leads to success. Greatness will come.”