Didesa yang jauh dari ibu kota lahirlah anak dari keluarga menengah yang hidup sederhana dan diasuh oleh orang tuanya. Orang tuanya sangat menyayangi buah hatinya. Anak tersebut ialah saya Maulidiya Indah Sari yang biasa dikenal sebagai orang pendiam. Tahun silih berganti saya telah menyelesaikan sekolah saya dari Madrasah Ibtidaiyah, Sekolah Menengah Pertama.
Pada tahun 2020 saya masuk SMK Negeri 1 Purwokerto dengan jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga. Disaat itu maraknya Covid 19 membuat pembelajaran dilakukan secara daring, tidak membuat saya malas dan patah semangat. Pada bulan Juli 2021 pemerintah melalui SKB 4 Menteri mengumumkan bahwa pembelajaran tatap muka dapat dimulai, mendengar kabar tersebut membuat saya lebih bersemangat dalam mencari ilmu. Saya bertanggung jawab penuh atas tugas yang diberikan oleh guru.
Pada bulan November saya mengikuti program Praktek Kerja Lapangan (PKL) yakni bootcamp wirausaha dengan antusias, dalam bootcamp ini saya memperoleh banyak relasi dan pengalaman. Dalam bootcamp ini saya dan kelompok saya membuat suatu produk dan dijual, produk kami yakni brownies chocolatos lumer memperoleh penjualan sampai Rp. 200.000 / bulan. Pada bulan Maret 2022 saya menyelesaikan bootcamp tersebut.
Kembali mengikuti pembelajaran dan mengikuti Tes TOEIC yang dilaksanakan di SMK. Saya aktif dalam organisasi Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin serta mengikuti acara yang diselenggarakan oleh SMK.
Saat menginjakan kaki dikelas 12 saya lebih fokus mengikuti pembelajaran untuk memperoleh nilai yang maksimal, praktek mengerjakan siklus akuntansi, semangat dan aktif mengikuti pembelajaran dikelas. Keinginan orang tua saya yang sangat kuat untuk saya melanjutkan pendidikan, membuat saya bersungguh-sungguh dalam belajar agar dapat mewujudkan keinginan orang tua saya.
Dengan banyaknya ujian tidak membuat patah semangat, saya juga mencari tahu informasi UTBK, mengikuti Try Out yang disediakan oleh platform belajar, tidak lupa belajar dari buku UTBK dan kedinasan, serta belajar dari Youtube dikarenakan tidak ada biaya untuk mengikuti les secara offline, mencari tahu informasi sekolah kedinasan, dan tidak lupa melihat peluang untuk masuk perguruan tinggi.
Pada bulan Februari 2023 saya melakukan registrasi akun SNPMB. Saya tetap fokus belajar untuk ujian kelulusan dan fokus belajar untuk UTBK. Saya masuk ke siswa eligible dan saya mendaftar SNBP. Pada bulan Maret pengumuman hasil SNBP ternyata saya gagal. Kegagalan tersebut tidak membuat saya patah semangat. Saya belajar lebih giat lagi untuk mengikuti SNBT.
Saya mendaftar SNBT. Pada tanggal 10 Mei 2023 bertepatan dengan hari kelulusan dan jadwal UTBK, saya mengikuti Tes UTBK sehingga saya tidak mengikuti kelulusan di SMK. Tibalah saat pengumuman SNBT saya sangat cemas dan khawatir saat membuka pengumuman hasil dari SNBT. Ternyata saya gagal lagi. Saya menangis melihat hasil tersebut tetapi dengan motivasi dan semangatnya kedua orang tuaku yang bertekad kuat untuk saya berkuliah membuat saya bangkit dan semangat lagi untuk membahagiakan kedua orang tuaku.
Karena dorongan orang tua saya untuk melanjutkan pendidikan, akhirnya saya mengikuti Tes Mandiri dengan tarif 0 dan jalur KIPK karena melihat kondisi yang tidak memungkinkan untuk membayar besar. Dan hasilnya gagal.
Saya mengikuti Tes Mandiri Unpad dan hasilnya gagal lagi. Di tengah banyaknya kegagalan, saya mengikuti program kerja dari SMK berupa Tes Psikotes. Pada bulan Mei saya mengikuti Tes BUMN dan berakhir gagal.
Harapanku di ujung tanduk tetapi aku harus membahagiakan kedua orang tuaku atas semangat dan dorongan dari orang tua membuat saya bangkit dan semangat lagi. Pada saat itu saya sedang mencari informasi mengenai pendaftaran mahasiswa baru Universitas di Purwokerto. Temanku mengajak saya untuk mendaftar di Universitas Islam Negeri Prof. KH. Saifuddin Zuhri Purwokerto atau biasa dipanggil UIN Saizu, saya mengikuti Tes Mandiri 4 di UIN Saizu dan Alhamdulillah saya lolos di program studi Ekonomi Syariah.
Tibalah di masa Pengenalan Budaya Akademik Kemahasiswaan (PBAK), saya mengikuti berbagai macam kegiatan yang dilaksanakan dan memperoleh banyak relasi serta pengalaman. Pada bulan Agustus 2023 saya mulai masuk perkuliahan dengan berbagai macam tugas diberikan. Disaat sibuk dengan tugas saya tetap mengikuti pelatihan untuk memperoleh ilmu baru dan mengasah soft skills saya. Perkuliahan yang semakin sibuk saya harus membagi waktu untuk kegiatan di pondok pesantren, saya mengikuti berbagai macam kegiatan dipondok pesantren.
Pada bulan Januari 2024 saya mengikuti komunitas Bahasa Inggris atau disebut FEBI English Club untuk mengasah soft skills dan meningkatkan Bahasa Inggris saya. Saya mengikuti berbagai macam kegiatan di komunitas tersebut meliputi mengajar course rutin Bahasa Inggris, moderator seminar TOEFL, MC Bahasa Inggris acara HMPS Ekonomi Syariah, mengajar Bahasa Inggris di TPQ dan lainnya.
Dan untuk meningkatkan skill saya, saya mengikuti workshop, kursus Microsoft Office, dan mengikuti olimpiade akuntansi dan ekonomi. Saya sangat menyayangi kedua orang saya, harapan saya ialah ingin membuat mereka bangga dan membahagiakan mereka.
Jadi demikianlah kisah perjuangan saya, jangan anggap kegagalan sebagai akhir dari segalanya. Akhir kata dari saya kita harus semangat, berpikir positif, dan berpandang kedepan, serta gapailah kesuksesanmu yakin pada dirimu

