BELAJAR BERTAHAN DAN BELAJAR BERSYUKUR

“Aku masih ingat malam itu. Di meja belajar yang sederhana, aku menatap tumpukkan buku sambil bertanya dalam hati, mungkinkah aku benar benar bisa kuliah di kampus impanku,mungkinkah aku bisa melanjutkan semua ini,apa aku bisa?

Sejak aku SMA aku sudah sering cari info tentang kampus kampus yang ada di indonesia.Aku sadar bahwa pendidikan adalah kesempatan untuk mengubah kehidupanku. Dan pada masa SMA aku selalu giat belajar,ikut lomba OSN dan dimana itu bisa membuat ku bisa keluar kota berjumpa dengan orang orang yang pintar dan hebat,hal ini suatu pengalaman yang luarbiasa yang aku dapat dan aku bisa mengikutin lomba lainnya.Dan di masa SMA aku juga mempersiapakan diriku untuk menghadapin seleksi masuk perguruan Tinggi.Kadang saat aku belajar banyak keraguan dalam diriku aku sedih,aku takut dan ragu banyak orang orang yang hebat sedang mempersiapakan diri untuk masuk perguruan tinggi dengan kemampuan luar biasa,meraka bimbel,banyak membeli buku masuk PTN.Sedangkan aku hanya belajar dari youtube,pinjam buku teman dan mencari informasi dari internet untuk aku bisa belajar dikarenakan orangtuaku hanya seorang petani. Namun,aku percaya bahwa setiap orang memiiki jalan perjuangannya masing masing.Dan aku belajar tidak iri kepada orang lain karena aku selalu yakin bahwa Tuhan mempersiapakan rancangan yang baik kepada semua orang asal penuh percaya,berusaha dan tidak putus asa dalam hidup.

Hari dimana semua siswa sibuk mempersiapakan diri untuk mencoba SNBP dan semua berharap bisa lulus saat pengumuman dan akulah salah satunya. Aku berharap bisa lolos pilihan pertama Universitas Sumatera Utara karna ini juga adalah salah satu mimpi kedua orangtua ku.Hari pengumuman menjadi salah satu momen yang tidak pernah kulupakan saat membuka pengumuman disiang hari,sendirian dan ketakutan. Sebelum aku membuka aku berserah kepada yang Maha kuasa apapun hasilnya.Saat mengetahui bahwa aku diterima di kampus impianku,aku terharu,bersyukur sampai aku menangis rasanya gak mungkin tapi aku melihat nyata bahwa aku ternyata lulus.Rasanya bahagai ini bukan hanya aku,tetapi juga keluarga yang selama ini selalu mendoakan aku,dukungan dan selalu semangatin semua proses ku dan semua berkat Tuhan. Aku menyadarin bahwa keberhasilanku adalah hasil dari perjuangan bersama,bukan hanya usahaku sendiri.Semuanya Tuhan yang berkehendak didalamnya.

Saat memasukin perkuliahan aku merasa senang dan gembira untuk memulai perkuliahanku. Orangtua ku turut bahagia dan bangga melihat anaknya masuk salah satu Universitas bagus di Sumatera.Bahkan diwaktu itu juga aku tau mereka pasti memikirkan biaya perkuliahan dan biaya hidup ku nanti.Aku berdoa kepada Tuhan supaya diberi kemudahan untuk perkuliahanku. Dan aku berusaha mencari informasi beasiswa untuk aku coba.Aku mencoba beasiswa Unggulan,Teladan dan KIP.Semua hal kucoba dan akhirnya aku lolos beasiswa KIP dan saat itu aku bahagia dan aku percaya tidak ada usaha yang menghianati hasil dan aku sendiri merasakan,bahwa setiap orang akan bisa mendapatkan yang diinginkan asal mau berusaha dan sabar dalam proses.

Memasukin dunia perkuliahan membuatku memahami bahwa lulus di kampus impianku bukanlah akhir dari perjuangan.Tugas kuliah yang banyak membuat aku harus bisa membagikan waktu untuk belajar banyak hal. Kadang nilai yang kuterima membuatku kecewa dan mempertanyakan kemampuanku sendiri. Dan aku belajar menerima bahwa setiap proses memiliki pelajarannya.Kini aku selalu mau berusaha dalam setiap hal dan aku mau selalu berjuang dalam hidupku bahkan dalam perkuliahan aku harus tetap semangat seperti awal aku berjuang masuk kampus impianku.Keberhasilan bukan tentang siapa yang paling cepat mencapai tujuan,melainkan siapa yang tetap bertahan dan terus melangkah meski menghadapi berbagai rintangan.

By:Tasyasiahaan

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *