Nama saya Ira Kurniasih, dan perjalanan saya menuju perguruan tinggi adalah cerita tentang perjuangan, harapan, dan keinginan yang tak pernah padam.
Sejak kecil, saya selalu berusaha keras untuk menjadi yang terbaik. Di sekolah dasar dan menengah kejuruan (SMK), saya selalu menempati peringkat teratas di kelas. Saya memilih jurusan kesehatan di SMK karena sejak awal, saya sudah memiliki cita-cita untuk berkontribusi di bidang kesehatan. Selama bertahun-tahun, saya membuktikan pada diri sendiri dan orang lain bahwa saya bisa mencapai lebih dari sekadar kebanggaan akademik.
Saat lulus dari SMK, saya mendapat penghargaan sebagai lulusan terbaik pertama dalam bidang akademik dan non-akademik. Itu adalah pencapaian yang sangat membanggakan dan membuat saya merasa siap untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Namun, apa yang saya hadapi setelah lulus jauh dari apa yang saya bayangkan.
Setelah lulus, saya memang sudah bekerja di salah satu unit kesehatan sambil merenungkan langkah selanjutnya. Bekerja memberi saya banyak pengalaman, tetapi hati saya tetap terpaut pada keinginan untuk melanjutkan kuliah. Melihat teman-teman yang melanjutkan pendidikan semakin memperkuat hasrat saya. Setiap kali saya berbicara tentang rencana kuliah saya, saya merasakan dorongan dan ketulusan dari dalam diri saya yang semakin menguat.
Ketika saya berbicara kepada orang tua tentang keinginan saya untuk kuliah, mereka mendukung tetapi juga mengungkapkan kekhawatiran mendalam, terutama dalam hal pembiayaan. Pandemi COVID-19 telah menyebabkan dampak ekonomi yang berat bagi keluarga kami. Mereka berkata dengan penuh rasa sakit bahwa mereka tidak mampu membiayai kuliah saya tahun itu dan meminta saya untuk bersabar hingga tahun depan. Mendengar kata-kata itu, hati saya terasa hancur. Saya tahu betapa kerasnya mereka bekerja untuk memenuhi kebutuhan kami, dan menyadari ketidakmampuan mereka membuat saya merasa sangat sedih.
Namun, meskipun hati saya terasa remuk, saya memilih untuk bersabar dan menerima keputusan mereka. Waktu berlalu, dan setiap hari saya berusaha untuk tidak membiarkan impian saya pudar. Sepulang kerja, saya meluangkan waktu untuk belajar sendiri, berharap dapat mempersiapkan diri lebih awal untuk kuliah. Saya mencari materi-materi yang biasa diajarkan di awal semester dan berusaha sekuat tenaga untuk memulai langkah awal sebelum waktunya tiba.
Kesungguhan saya dalam belajar tidak hanya menguatkan tekad saya, tetapi juga memberikan dorongan bagi orang tua saya. Mereka mulai melihat betapa seriusnya saya dalam mengejar impian saya, dan tanpa saya minta, mereka akhirnya memutuskan untuk mendukung kuliah saya tahun itu juga. Meskipun dengan banyak pertimbangan, akhirnya mereka menjatuhkan pilihan di Universitas Galuh, sebuah perguruan tinggi swasta yang menawarkan biaya terjangkau dan fasilitas yang baik.
Saat memulai kuliah di Universitas Galuh, saya merasakan campuran perasaan haru dan syukur. Kini, saya sudah berada di tingkat tiga sebagai mahasiswa kebidanan. Perjalanan ini penuh dengan tantangan dan air mata, tetapi juga penuh dengan pencapaian yang membanggakan. Saya berhasil meraih juara pertama dalam lomba video edukasi, juara ketiga dalam lomba poster ilmiah tingkat Korwil Jawa Barat, dan juara ketiga nasional dalam lomba video tindakan kebidanan. Setiap prestasi ini adalah bukti dari usaha dan doa yang tak pernah putus.
Saya tahu bahwa perjalanan ini bukan hanya tentang mencapai tujuan, tetapi juga tentang menghargai setiap langkah dan usaha yang telah dilakukan oleh orang tua saya. Saya bertekad untuk terus berprestasi dan memberikan yang terbaik sebagai balasan atas segala dukungan dan pengorbanan mereka.
“Kadang-kadang, jalan menuju impian kita terasa penuh dengan rintangan dan kesedihan. Namun, ingatlah bahwa di balik setiap perjuangan, ada kekuatan yang semakin tumbuh dan harapan yang tidak pernah padam. Jangan biarkan kesulitan meruntuhkan semangatmu. Teruslah berjuang, meskipun terasa berat, karena di dalam setiap tetes keringat dan air mata, ada harapan untuk masa depan yang lebih baik. Seperti saya, kamu bisa menghadapi tantangan dengan keberanian dan tekad yang kuat. Percayalah, setiap usaha yang kamu lakukan akan membuahkan hasil. Jadilah sumber inspirasi bagi dirimu sendiri dan orang-orang di sekelilingmu, karena impianmu layak untuk diperjuangkan.”

