Kampus Swasta

Bisa dibilang aku ini anak yang paling tidak mau belajar atau mungkin malas jika disuruh belajar, katanya jika tidak belajar mau jadi apa? Yah, itu memang benar, seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usia, aku sangat sadar jika belajar adalah jalan untuk menuju sukses 

Sebelumnya aku sangat ingin menjadi psikolog di PTN yang berada di jakarta tepatnya di UIN ciputat, kalo dibilang kenapa? Aku pun belum tau alasanya tapi yang jelas aku sangat ingin belajar untuk mengenal karakter orang dengan baik. Oh iya sebelumnya kenalin aku Sina, nama yang unik menurutku tapi aku suka nama itu, enatah bagaimana orang tuaku menemukan nama itu mungkin mereka melihat anaknya yang manis ini terlihat unik, kata orang sih aku belum bisa apa apa walau pada kenyataannya aku sudah berumur 18 tahun 

Awalnya aku optimis ingin membuktikan kepada mereka bahwa aku ini bisa masuk PTN impian ku, aku sangat berambisi ingin mencapai mimpi yang belum ku wujudkan secara nyata, aku tau bagaimana perjuangan ku untuk masuk PTN, aku juga tau semua yang aku lakukan itu cuma hanya angan angan yang harus aku relakan pergi tanpa kubisa miliki kembali 

Aku ditolak untuk sekian kalinya, aku sudah mencoba dengan sebisaku tapi nyatanya mungkin memang bukan takdirnya, aku selalu meminta maaf kepada diriku sendiri karena belum bisa membungkam mulut orang orang yang meragukanku. Dititik itu aku hampir putus asa karena semua temanku bahkan sudah menjalani masa masa perkuliahan dengan bahagia, tapi aku bahkan hanya bisa melihat mereka di layar ponselku, ada rasa iri yang ku pendam, tapi aku sadar bahwa mereka juga bukan ingin membuat ku iri, aku sadar bahwa mereka hanya ingin membanggakan orang tuanya. 

Dengan persiapan yang matang dan tekadku yang kuat aku berjuang untuk masuk tahun depan agar tidak ku dengar suara mereka lagi yang terus menerus membahas ku di setiap pertemuan. Aku belajar dan memilah milih peluang yang besar untuk bisa lolos di PTN dan pada akhirnya aku bisa lolos dan sekarang aku menjadi mahasiswabaru di UIN Sunan Gunung Djati yang ada di Bandung. Aku sangat berterimakasih kepada diriku sendiri yang ingin berjuang dan tidak menyerah begitu saja