SATU SEMESTER DUA PERGURUAN TINGGI

Karya : Dirham Adirangga Panjaitan

Setelah kelulusan SMA Aku mencoba mendaftar PTN aku berharap bisa masuk di salah satu PTN terkemuka di kota Medan. Pada saat pengumuman aku dinyatakan tidak lulus. Aku tidak melanjutkannya lagi dikarenakan kedua orangtuaku tidak mengizinkan karena terkendala biaya. Aku hanya bisa pasrah dan terdiam. Dalam hati “ aku tidak boleh menyerah aku harus bisa kuliah ”. Pada saat itu aku mencoba dengan menggunakan jalur KIP KULIAH pada saat itu aku mendaftar di 2 Universitas swasta. Satu di kota Medan satu dikota kelahiranku. Aku mencobanya untuk mengikutinya dikarenakan aku ingin bisa kuliah seperti teman teman ku. Aku mencoba mendaftar kip kuliah di PTS pertama yaitu PTS yang ada di kota Medan. Dan sekaligus juga aku melamar KIP dikampung kelahiran ku. Ternyata perguruan dikampung ku terlebih dahulu menghubungi ku untuk melanjutkan ketahap berikutnya. Aku merasa bangga sudah di hubungi pihak kampus dan dimana tibalah waktunya aku ikut seleksi ujian. Alhamdulillah aku Lulus seleksi itu dan lanjut besoknya ke tahap wawancara. Pada hari itu aku berusaha tegar karena aku betul-betul ingin kuliah dan tiba saatnya aku di wawancara Alhamdulillah pertanyaan-pertanyaan semua bisa ku Jawab dari hati.

2 hari berikutnya tibalah pengumuman yang dimana namaku Ada dalam pengumuman tersebut. Aku merasa senang sekaligus sedih karena masih ada satu tahap yg harus dilalui yaitu tahap survei kerumah calon mahasiswa. Tibalah saatnya survei kerumah ku dan semua pertanyaan dijawab oleh ibuku dengan lancar tak lama kemudian selesai sudah aku tinggal menunggu keputusan dari pihak kampus. 2 hari kemudian aku dinyatakan TIDAK LULUS hati ini sudah tidak bisa berkata kata hancur sudah. Semua yg kuusahakan terasa sia sia Menurut ku pada masa itu. Namun orangtuaku mengatakan“yaudah kita jalur mandiri Saja nanti uangnya diusahakan” seketika hatiku bergejolak dan mereka sakit dan merasa bersalah. Pada waktu itu Untung aku mempunyai kakak untuk membantu proses pembayaran pendaftaran dan pembayaran UKT.

Tibalah PKKMB dan hari kedua PKKMB aku dinyatakan lolos seleksi berkas universitas yang ada di kota Medan tersebut. Aku merasakan kebingungan yang dimana aku sudah PKKMB di universitas yg ada dikampung ku. Lanjut cerita aku tidak melanjutkan untuk ikut seleksi KIP KULIAH yang dkota Medan tersebut. Dalam hari “ INSYAALLAH AKU IKHLAS” Aku merasakan kebahagiaan bisa kuliah dan bertemu dengan teman teman yang sangat baik. Tetapi aku terkendala di NPM waktu itu aku belum punya npm karena belum bayar UKT Tahap 1. Waktu itu aku Cuma bayar uang pendaftaran senilai Rp.1.000.000. Dan aku Waktu itu sangat bingung dikarenakan orangtuaku belum ada uang. Setelah 1 bulanan lebih berkuliah di kampus daerah kampung ku, Dan dimana aku turun dari bus untuk masuk ke area perkuliahan aku ditelpon oleh pihak kampus yang ada di dimedan mereka menanyakan “ dek apakah kamu sudah kuliah? Dan aku menjawab “sudah kak” dia berkata ouh baik la kalau begitu. Aku dengan heran nya dan mengatakan “ ada apa ya kak” dan dia berkata “kami mau menanyakan adik untuk bergabung di universitas dengan menggunakan kip tetapi di kelas sore ke malam ” dan aku menjawab “ emang Masih boleh kak” dia berkata “ boleh dek tetapi kamu mau kan dimasukkan ke kelas malam” aku menjawab “ mau kak”. Dalam hati ku udh bergejolak semangat dan bersyukur diperjalanan aku tidak berhenti henti mengucapkan Alhamdulillah. Akhirnya aku bisa kuliah tanpa menyusahkan orangtuaku. Malam nya aku langsung memberanikan diri ke Medan sendirian dan Alhamdulillah ada sisa 1 bus . Aku berangkat sendiri dengan modal nekad dan Alhamdulillah paginya aku sudah sampai DiKampus Medan. Dan diterima dengan baik staff nya sangat ramah. Pada saat itu aku langsung Poto KTM, dapat Tumbler,almet dan peralatan kuliah lainnya. Setelah itu aku langsung pulang dikarenakan dua berikutnya aku udah harus masuk kuliah. Aku Sangat senang orang tuaku senang semuanya senang. TERIMAKASIH KEPADA UNIVERSITAS TERCINTA UNIVERSITAS MEDAN AREA.

Tinggalkan Komentar